gozco
lighthousedistrict.org -PT Gozco Capital meningkatkan kepemilikan saham di PT Bank Neo Commerce Tbk atau BBYB.
Aksi ini menandai penguatan komitmen investor terhadap kinerja dan prospek bank digital tersebut.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham tertanggal 4 Februari 2026, Gozco Capital menambah porsi sahamnya.
Kepemilikan naik dari 9,31 persen menjadi 10,53 persen dari total saham beredar.
Gozco Capital membeli tambahan 164 juta saham BBYB melalui transaksi di pasar.
Harga pembelian tercatat sebesar Rp364 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp59,7 miliar.
Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, menyatakan langkah ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham.
Ia menilai peningkatan kepemilikan menunjukkan keyakinan terhadap kinerja dan arah strategis bank.
Menurut Eri, kepercayaan investor menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan transformasi Bank Neo Commerce.
Perseroan terus memperkuat fundamental bisnis dan layanan perbankan digital.
Bank Neo Commerce fokus memperluas basis nasabah ritel dan UMKM.
Strategi tersebut didukung penguatan teknologi, manajemen risiko, dan efisiensi operasional.
Penambahan saham oleh Gozco Capital juga terjadi di tengah dinamika sektor perbankan digital nasional.
Persaingan ketat mendorong bank memperbaiki kualitas aset dan menjaga permodalan.
Manajemen menilai dukungan pemegang saham strategis penting untuk menjaga stabilitas jangka panjang.
Bank berkomitmen meningkatkan tata kelola dan kinerja keuangan secara berkelanjutan.
Baca juga:“Harga Pangan Hari Ini: Cabe Rawit Rp65.600/Kg, Telur Ayam Rp31.350/Kg”
Gozco Capital Konsisten Tambah Saham Bank Neo Commerce Sejak 2025
PT Gozco Capital terus meningkatkan kepemilikan saham di PT Bank Neo Commerce Tbk secara bertahap.
Langkah ini menunjukkan konsistensi investasi dan keyakinan jangka panjang terhadap kinerja perseroan.
Pada November 2025, Gozco Capital pertama kali menambah kepemilikan signifikan di BBYB.
Perusahaan membeli 72,4 juta saham sehingga porsi kepemilikan naik menjadi 7,75 persen.
Aksi korporasi berlanjut pada Januari 2026 dengan pembelian saham dalam jumlah lebih besar.
Gozco Capital mengakuisisi 207 juta lembar saham BBYB di harga Rp474 per saham.
Nilai transaksi pada Januari 2026 tersebut tercatat mencapai Rp98,12 miliar.
Pembelian ini mendorong kepemilikan Gozco Capital meningkat menjadi 9,31 persen.
Penguatan kepemilikan kembali dilakukan pada Februari 2026 melalui transaksi lanjutan.
Gozco Capital menambah 164 juta saham dengan harga Rp364 per saham.
Laba Bank Neo Commerce Melonjak Tajam, Perkuat Transformasi Digital 2026
PT Bank Neo Commerce Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang sangat kuat hingga Oktober 2025.
Perseroan membukukan laba sebesar Rp517,20 miliar pada periode tersebut.
Capaian itu melonjak sekitar 73 kali lipat dibandingkan laba Oktober 2024.
Pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba BNC tercatat sebesar Rp6,95 miliar.
Lonjakan laba mencerminkan perbaikan fundamental bisnis dan efektivitas strategi transformasi.
Kinerja tersebut juga memperkuat kepercayaan pemegang saham dan pelaku pasar.
Memasuki 2026, Bank Neo Commerce meluncurkan identitas korporasi baru.
Langkah ini menandai fase lanjutan transformasi menuju bank digital yang berkelanjutan.
Manajemen menetapkan misi menghadirkan layanan keuangan digital yang inovatif dan inklusif.
Perseroan juga menargetkan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, menilai kepercayaan pemangku kepentingan sangat penting.
Ia menyebut dukungan pemegang saham dan nasabah menjadi energi utama perseroan.
“Di tengah kondisi pasar yang sangat dinamis, kepercayaan pemegang saham dan nasabah sangat berarti,” ujar Eri.
Menurutnya, dukungan tersebut mendorong manajemen terus meningkatkan kinerja dan layanan.
Baca juga:“Rupiah Melemah ke Angka Rp16.763 per Dolar AS Rabu Pagi”
