lahan
lighthousedistrict.org -Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmen menjaga lahan pertanian produktif di tengah meningkatnya investasi industri daerah.
Langkah ini menjadi strategi utama menjaga swasembada beras dan ketahanan pangan berkelanjutan di Banten.
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan pemerintah daerah telah memiliki payung kebijakan perlindungan lahan pertanian.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah dan penetapan Lahan Sawah Dilindungi.
“Kami sudah memiliki RTRW dan Lahan Sawah Dilindungi sebagai dasar kebijakan perlindungan,” ujar Andra di Serang.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan konsisten mempertahankan kebijakan tersebut.
Menurut Andra, investasi tetap penting untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja daerah.
Namun, pemerintah memastikan investasi tidak mengorbankan lahan pertanian strategis.
Pemprov Banten mendorong investor mematuhi ketentuan tata ruang dan regulasi pertanahan yang berlaku.
Pemerintah daerah juga memperketat pengawasan alih fungsi lahan produktif.
Baca juga:“FIFA Kenalkan Teknologi AI Canggih Jelang Piala Dunia 2026”
Pemprov Banten Siapkan Pencetakan Sawah Baru Jaga Produksi Beras
Pemerintah Provinsi Banten menegaskan konsistensi menjaga lahan sawah sebagai kunci keberlanjutan produksi beras daerah.
Kebijakan ini mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga keseimbangan pembangunan ekonomi.
Gubernur Banten Andra Soni menilai peningkatan produksi beras membutuhkan perlindungan lahan jangka panjang.
Pemprov Banten tidak hanya mempertahankan lahan eksisting, tetapi juga menyiapkan langkah ekspansif.
“Saat ini kami mengupayakan pencetakan sawah baru bersama Forkopimda,” kata Andra.
Ia memastikan program tersebut akan segera dilaksanakan.
Pemprov Banten menargetkan penambahan luas tanam melalui pembukaan sawah baru.
Langkah ini diharapkan menekan dampak alih fungsi lahan akibat pembangunan.
Andra menyebut tekanan pembangunan tidak dapat dihindari seiring meningkatnya investasi daerah.
Namun, pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertanian dan sektor lain.
Pemprov Banten Perkuat Lumbung Pangan untuk Stabilitas Beras
Pemerintah Provinsi Banten menegaskan fokus penguatan daerah lumbung pangan untuk menjaga stabilitas produksi beras.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut Pandeglang, Lebak, dan Serang sebagai basis utama produksi padi daerah.
Ketiga wilayah tersebut akan terus diperkuat perannya sebagai lumbung pangan Banten.
Pemprov Banten memprioritaskan dukungan infrastruktur irigasi di wilayah sentra produksi.
Perbaikan saluran air dinilai penting untuk menjaga produktivitas sawah sepanjang musim tanam.
Selain irigasi, pemerintah daerah menyiapkan dukungan sarana produksi pertanian.
Bantuan tersebut mencakup benih unggul, pupuk, dan alat mesin pertanian.
Pemprov Banten juga meningkatkan pendampingan petani melalui penyuluhan berkelanjutan.
Pendampingan bertujuan meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil panen.
Andra menegaskan keberpihakan pada sektor pertanian menjadi kebijakan strategis pemerintah daerah.
Sektor ini dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Data pertanian menunjukkan wilayah selatan dan tengah Banten masih menjadi kontributor utama produksi padi.
Penguatan lumbung pangan diharapkan menjaga pasokan beras regional.
Pemprov Banten menargetkan sinergi lintas sektor terus diperkuat.
Pemerintah berharap kebijakan ini meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Baca juga:“Bahlil ungkap arahan Prabowo untuk sektor energi dan migas”
