Pertamina Tambah Produksi Minyak Lewat Workover 51 Sumur
lighthousedistrict – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menggenjot produksi minyak melalui kegiatan workover pada 51 sumur eksisting. Upaya ini dilakukan untuk menahan laju penurunan alami produksi. Langkah tersebut juga bertujuan menjaga kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengungkapkan workover menjadi strategi utama dalam mengoptimalkan sumur yang sudah berproduksi. Melalui intervensi teknis yang terukur, perusahaan dapat memulihkan kinerja sumur. Hasilnya, sumur-sumur tersebut tetap memberikan output optimal.
“Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah,” kata Djudjuwanto dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026). Ia menambahkan bahwa dengan pendekatan terukur, pihaknya mampu memulihkan kinerja sumur eksisting. Kontribusi optimal terhadap produksi pun dapat terus dijaga.
Kegiatan workover mencakup serangkaian intervensi teknis pada sumur yang telah beroperasi. Tujuannya adalah memperbaiki atau meningkatkan kapasitas produksi yang mengalami penurunan. PEP Zona 4 memilih 51 sumur yang dinilai memiliki potensi untuk dioptimalkan melalui metode ini.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pertamina dalam menjaga keandalan produksi hulu migas. Dengan mengoptimalkan sumur eksisting, perusahaan tidak hanya menahan laju penurunan tetapi juga menekan biaya eksplorasi baru. Keberhasilan workover diharapkan dapat memperkuat kontribusi PEP Zona 4 terhadap target produksi nasional.
“Baca Juga : Ribuan Warga AS Turun ke Jalan Protes Trump, Teriak No Kings“
Pertamina EP Zona 4 Genjot Produksi Minyak Lewat Workover 51 Sumur Eksisting
PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menggenjot produksi minyak melalui kegiatan workover pada 51 sumur eksisting. Upaya ini dilakukan untuk menahan laju penurunan alami produksi. Langkah tersebut juga bertujuan menjaga kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengungkapkan workover menjadi strategi utama dalam mengoptimalkan sumur yang sudah berproduksi. Melalui intervensi teknis yang terukur, perusahaan dapat memulihkan kinerja sumur. Hasilnya, sumur-sumur tersebut tetap memberikan output optimal.
“Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah,” kata Djudjuwanto dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026). Ia menambahkan bahwa dengan pendekatan terukur, pihaknya mampu memulihkan kinerja sumur eksisting. Kontribusi optimal terhadap produksi pun dapat terus dijaga.
Tambahan Produksi 432 BOPD dan Aktivasi Sumur Idle
Sepanjang 2025, kegiatan workover yang dilakukan PEP Zona 4 mencatatkan tambahan produksi sebesar 432 barel minyak per hari (BOPD). Intervensi tersebut juga berhasil mengaktifkan kembali sejumlah sumur yang sebelumnya berstatus suspend dan idle. Sumur-sumur yang diaktifkan antara lain BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23.
Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas program workover dalam mengoptimalkan aset eksisting. Sumur yang semula tidak produktif kini kembali berkontribusi terhadap produksi harian. Pendekatan teknis yang tepat menjadi kunci dalam memulihkan kinerja sumur-sumur tua.
Komitmen Keberlanjutan Produksi
Djudjuwanto menambahkan, perusahaan akan melanjutkan program workover untuk memastikan keberlanjutan produksi dari sumur-sumur eksisting. Langkah ini dinilai krusial di tengah tantangan penurunan produksi alami di lapangan migas tua. Dengan intervensi berkelanjutan, PEP Zona 4 berupaya menjaga stabilitas produksi jangka panjang.
Kegiatan workover mencakup serangkaian intervensi teknis pada sumur yang telah beroperasi. Tujuannya adalah memperbaiki atau meningkatkan kapasitas produksi yang mengalami penurunan. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pertamina dalam menjaga keandalan produksi hulu migas.
Dengan mengoptimalkan sumur eksisting, perusahaan tidak hanya menahan laju penurunan tetapi juga menekan biaya eksplorasi baru. Keberhasilan workover diharapkan dapat memperkuat kontribusi PEP Zona 4 terhadap target produksi nasional. Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan energi di tengah dinamika global.
Pertamina EP Zona 4 Genjot Produksi Minyak Lewat Workover 51 Sumur Eksisting
PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menggenjot produksi minyak melalui kegiatan workover pada 51 sumur eksisting. Upaya ini dilakukan untuk menahan laju penurunan alami produksi. Langkah tersebut juga bertujuan menjaga kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengungkapkan workover menjadi strategi utama dalam mengoptimalkan sumur yang sudah berproduksi. Melalui intervensi teknis yang terukur, perusahaan dapat memulihkan kinerja sumur. Hasilnya, sumur-sumur tersebut tetap memberikan output optimal.
“Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah,” kata Djudjuwanto dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026). Ia menambahkan bahwa dengan pendekatan terukur, pihaknya mampu memulihkan kinerja sumur eksisting. Kontribusi optimal terhadap produksi pun dapat terus dijaga.
Tambahan Produksi 432 BOPD dan Aktivasi Sumur Idle
Sepanjang 2025, kegiatan workover yang dilakukan PEP Zona 4 mencatatkan tambahan produksi sebesar 432 barel minyak per hari (BOPD). Intervensi tersebut juga berhasil mengaktifkan kembali sejumlah sumur yang sebelumnya berstatus suspend dan idle. Sumur-sumur yang diaktifkan antara lain BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23.
Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas program workover dalam mengoptimalkan aset eksisting. Sumur yang semula tidak produktif kini kembali berkontribusi terhadap produksi harian. Pendekatan teknis yang tepat menjadi kunci dalam memulihkan kinerja sumur-sumur tua.
Komitmen Keberlanjutan Produksi
Djudjuwanto menambahkan, perusahaan akan melanjutkan program workover untuk memastikan keberlanjutan produksi dari sumur-sumur eksisting. Langkah ini dinilai krusial di tengah tantangan penurunan produksi alami di lapangan migas tua. Dengan intervensi berkelanjutan, PEP Zona 4 berupaya menjaga stabilitas produksi jangka panjang.
Wilayah Operasi PEP Zona 4
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PEP Zona 4 berada di bawah koordinasi SKK Migas wilayah Sumatera Bagian Selatan. Wilayah operasi Pertamina EP Zona 4 mencakup sejumlah lapangan di Sumatra Selatan. Lapangan-lapangan tersebut antara lain Prabumulih, Limau, Adera, Pendopo, dan Ramba. Wilayah kerjanya tersebar di beberapa kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
Kegiatan workover mencakup serangkaian intervensi teknis pada sumur yang telah beroperasi. Tujuannya adalah memperbaiki atau meningkatkan kapasitas produksi yang mengalami penurunan. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pertamina dalam menjaga keandalan produksi hulu migas.
Dengan mengoptimalkan sumur eksisting, perusahaan tidak hanya menahan laju penurunan tetapi juga menekan biaya eksplorasi baru. Keberhasilan workover diharapkan dapat memperkuat kontribusi PEP Zona 4 terhadap target produksi nasional. Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan energi di tengah dinamika global.
“Baca Juga : Paus Leo Desak Monaco Surga Pajak Bantu Kaum Miskin“
