Pesawat Hercules Jatuh di Kolombia, 66 Tewas
lighthousedistrict – Jumlah korban tewas akibat kecelakaan pesawat angkut militer C-130 Hercules di Kolombia bertambah menjadi 66 orang. Stasiun televisi Caracol melaporkan penambahan korban jiwa tersebut pada Senin (23/3/2026). Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) terus menemukan jenazah di lokasi kejadian .
Sebelumnya, lembaga penyiaran tersebut melaporkan 48 korban tewas dalam peristiwa itu. Kini, 66 korban jiwa telah dikonfirmasi. Rinciannya, 58 orang berasal dari Angkatan Darat Nasional Kolombia. Enam korban merupakan personel Angkatan Dirgantara Kolombia. Dua korban lainnya berasal dari Kepolisian Nasional .
Pesawat C-130 Hercules jatuh sesaat setelah lepas landas dari bandara di dekat Puerto Leguizamo, Provinsi Putumayo . Lokasi kecelakaan berada sekitar 1,5 hingga 3,2 kilometer dari landasan pacu . Pesawat bermuatan personel militer itu jatuh di kawasan hutan dan semak belukar. Tubuh pesawat hancur dan terbakar setelah jatuh .
Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sánchez, menyatakan tidak ada indikasi serangan dari kelompok kriminal. Pesawat dalam kondisi laik terbang sebelum berangkat. Kru yang mengoperasikan juga memiliki kualifikasi lengkap . Pesawat yang jatuh adalah model C-130H Hercules, versi lama yang pertama kali beroperasi pada Maret 1965. Pesawat ini disumbangkan Angkatan Udara Amerika Serikat pada September 2020 .
Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan kecelakaan ini seharusnya tidak pernah terjadi. Ia menyesalkan kurangnya modernisasi angkatan bersenjata. Menurut Petro, hal ini disebabkan oleh kesulitan birokrasi . Kecelakaan ini menjadi salah satu insiden paling mematikan dalam sejarah terkini Angkatan Udara Kolombia .
Pihak berwenang saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Tim gabungan terus melakukan pencarian untuk memastikan seluruh korban dievakuasi. Para korban luka telah dilarikan ke rumah sakit setempat dan sebagian diterbangkan ke Bogota untuk perawatan intensif .
“Baca Juga :KPK Kembalikan Yaqut ke Rutan di Tengah Kasus Kuota Haji“
Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Militer C-130 di Kolombia Bertambah Menjadi 66 Orang
Jumlah korban tewas akibat kecelakaan pesawat angkut militer C-130 Hercules di Kolombia bertambah menjadi 66 orang. Stasiun televisi Caracol melaporkan penambahan korban jiwa tersebut pada Senin (23/3/2026). Tim pencarian dan penyelamatan terus menemukan jenazah di lokasi kejadian.
Sebelumnya, lembaga penyiaran tersebut melaporkan 48 korban tewas dalam peristiwa itu. Kini, 66 korban jiwa telah dikonfirmasi. Rinciannya, 58 orang berasal dari Angkatan Darat Nasional Kolombia. Enam korban merupakan personel Angkatan Dirgantara Kolombia. Dua korban lainnya berasal dari Kepolisian Nasional.
Menurut laporan tersebut, ada 128 personel militer di dalam pesawat nahas itu. Jumlah ini berbeda dari laporan sebelumnya yang menyebut 125 orang. Angkatan Dirgantara Kolombia pada Senin (23/3) menyatakan pesawat Hercules C-130 itu jatuh tak lama setelah lepas landas. Lokasi kejadian berada di dekat Puerto Leguizamo, Provinsi Putumayo.
Pesawat C-130 Hercules jatuh sesaat setelah lepas landas dari bandara di dekat Puerto Leguizamo. Lokasi kecelakaan berada sekitar 1,5 hingga 3,2 kilometer dari landasan pacu. Pesawat bermuatan personel militer itu jatuh di kawasan hutan dan semak belukar. Tubuh pesawat hancur dan terbakar setelah jatuh.
Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sánchez, menyatakan tidak ada indikasi serangan dari kelompok kriminal. Pesawat dalam kondisi laik terbang sebelum berangkat. Kru yang mengoperasikan juga memiliki kualifikasi lengkap. Pesawat yang jatuh adalah model C-130H Hercules. Model ini merupakan versi lama yang pertama kali beroperasi pada Maret 1965. Pesawat ini disumbangkan Angkatan Udara Amerika Serikat pada September 2020.
Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan kecelakaan ini seharusnya tidak pernah terjadi. Ia menyesalkan kurangnya modernisasi angkatan bersenjata. Menurut Petro, hal ini disebabkan oleh kesulitan birokrasi. Kecelakaan ini menjadi salah satu insiden paling mematikan dalam sejarah terkini Angkatan Udara Kolombia.
Pihak berwenang saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Tim gabungan terus melakukan pencarian untuk memastikan seluruh korban dievakuasi. Para korban luka telah dilarikan ke rumah sakit setempat. Sebagian lainnya diterbangkan ke Bogota untuk perawatan intensif.
“Baca Juga : Polres Ciamis Hibur Pemudik dengan Musik di Rest Area“
