Polda Jatim Imbau Takbir Keliling Tak di Jalan Raya
lighthousedistrict – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengimbau masyarakat tidak melakukan takbir keliling di jalan raya saat malam Idul Fitri 1447 Hijriah. Imbauan ini bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar menyambut arus mudik dan perayaan Lebaran .
“Malam Idul Fitri identik dengan kegiatan takbir, namun kami mengimbau agar tidak dilaksanakan secara berkeliling, cukup di tempat masing-masing seperti di masjid atau musala,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Iwan Saktiadi di Surabaya, Jumat (20/3/2026) . Ia menjelaskan bahwa esensi takbir adalah memuliakan Allah SWT dan menyemarakkan malam kemenangan, yang dapat dilakukan dengan penuh kekhusyukan tanpa harus berkonvoi di jalan raya.
Risiko Takbir Keliling: Kecelakaan hingga Konflik Sosial
Menurut Iwan, takbir keliling dengan menggunakan kendaraan, khususnya kendaraan terbuka seperti truk atau bak terbuka, berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas yang membahayakan pengendara dan masyarakat sekitar. Selain itu, konvoi takbir keliling kerap memicu gesekan antar kelompok masyarakat, terutama ketika terjadi perselisihan jalur atau adu keras pengeras suara.
“Jika dilaksanakan di jalan dengan kendaraan terbuka, ini rawan kecelakaan dan juga berpotensi menimbulkan gesekan yang bisa berujung konflik,” ujarnya . Ia menekankan bahwa keselamatan jiwa dan ketertiban umum harus menjadi prioritas utama dalam setiap perayaan keagamaan.
Pengamanan Ketat: 234 Pos Siap Layani Masyarakat
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kelancaran arus mudik, Polda Jatim menyiapkan pengamanan maksimal melalui pergelaran personel di berbagai titik strategis. Sebanyak 168 pos pengamanan, 42 pos pelayanan, dan 24 pos terpadu dioperasionalkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah dan perjalanan mudik .
Pos-pos tersebut tersebar di jalur-jalur utama, titik rawan kemacetan, serta lokasi-lokasi strategis lainnya. Personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan instansi terkait disiagakan untuk memberikan pelayanan pengamanan, pertolongan darurat, serta informasi lalu lintas secara real-time.
Imbauan dan Harapan
Kapolda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama periode Lebaran. Masyarakat diimbau merayakan Idul Fitri dengan penuh syukur dan kebersamaan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.
“Mari kita jaga tradisi takbir dengan cara yang aman dan nyaman. Takbir di masjid atau musala justru akan menciptakan kekhusyukan dan kebersamaan yang lebih bermakna,” pungkas Iwan .
Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Jawa Timur berlangsung aman, tertib, dan penuh berkah. Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung hingga arus balik selesai, dengan fokus pada pengamanan arus mudik, perayaan Idul Fitri, dan arus balik masyarakat .g
“Baca Juga : TNI Buka Peluang Gandeng Polri Usut Penyiraman Air Keras”
Arus Mudik ke Jatim Naik 10 Persen, Polda Siagakan Layanan Kesehatan Gratis di Pelabuhan Ketapang
Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mencatat peningkatan arus mudik menuju wilayah Jawa Timur berdasarkan data dari sejumlah gerbang tol. Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Iwan Saktiadi mengungkapkan bahwa kenaikan volume kendaraan mencapai sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu .
“Secara keseluruhan memang ada peningkatan sekitar 10 persen, terutama terlihat dari indikator gerbang tol dan kepadatan di rest area,” ujarnya di Surabaya, Jumat (20/3/2026) . Meskipun terjadi peningkatan signifikan, kondisi lalu lintas di Jawa Timur masih relatif terkendali. Kepadatan dan perlambatan kendaraan terpantau di sejumlah titik, namun belum menimbulkan kemacetan yang berarti .
Peningkatan arus kendaraan ini dipicu oleh kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) dan cuti bersama yang mulai diambil masyarakat sejak pertengahan pekan. Jalur tol Trans Jawa dan jalur pantura menjadi lintasan utama yang mengalami lonjakan volume kendaraan menuju kawasan timur Pulau Jawa .
Layanan Kesehatan Gratis untuk Pemudik
Selain pengaturan lalu lintas, Polda Jatim juga memberikan layanan kesehatan mobile gratis bagi pemudik di sejumlah titik penyangga sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Layanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026 yang bertujuan mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman .
“Layanan ini gratis dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, demi mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia,” kata Kombes Iwan . Layanan kesehatan mencakup pemeriksaan tensi darah, pemberian vitamin, hingga pertolongan pertama darurat bagi pemudik yang membutuhkan .
Posko layanan kesehatan didirikan di area strategis sekitar Pelabuhan Ketapang, yang merupakan pintu masuk utama dari Pulau Jawa menuju Bali. Petugas kesehatan disiagakan untuk melayani pemudik yang mengalami kelelahan, keluhan kesehatan ringan, atau kondisi darurat selama perjalanan .
Pengamanan Optimal Selama Operasi Ketupat Semeru
Sebagai bentuk kesiapan penuh, Polda Jatim mengerahkan ribuan personel yang tersebar di 168 pos pengamanan, 42 pos pelayanan, dan 24 pos terpadu di seluruh wilayah Jawa Timur. Fokus pengamanan meliputi jalur mudik, pusat keramaian, tempat ibadah, hingga objek wisata yang berpotensi menjadi tujuan libur Lebaran .
Kapolda Jatim memastikan bahwa seluruh personel bekerja maksimal untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mudik maupun yang merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas, beristirahat jika lelah, dan memanfaatkan layanan yang disediakan aparat di pos-pos terdekat .
Dengan sinergi antara aparat dan partisipasi masyarakat, diharapkan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Jawa Timur berlangsung aman, lancar, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.
“Baca Juga : Menko Polkam Tinjau Kesiapan Mudik di Bandara dan Stasiun”
